ZESryUTn8eZmKhSM2TSJ9LZvZEviAo6M94zBnnZn

Secangkir Kopi Vs Riwayat Jantung, Bolehkah?

Hallo kopi lovers, tema postingan kita kali ini adalah Secangkir Kopi Vs Riwayat Jantung, Bolehkah orang yang memiliki riwayat penyakit jantung membiasakan ngopi?...

Sebelum lanjut pada pembahasan, jangan lupa, tinyuh dulu kopinya dengan hati yang tulus.. wkwkwk

Ok, lanjuut..!

Menikmati pagi dengan asa sambil ngopi memang merupakan salah satu dari sensasi hidup yang sulit untuk ditinggalkan. Hal itu juga merupakan salah satu cara mengungkapkan rasa syukur atas nikmat hidup yang diberikan oleh Yang Maha Kuasa.

Namun, ketika dihadapkan kepada masalah penyakit jantung, tentu membiasakan minum kopi ini adalah perbuatan yang sangat dilarang oleh para dokter!

Anda Mengidap Penyakit ini?, Jangan Ngopi yah! hehehe

Mungkin dibenak Anda muncul pertanyaan, betulkah orang dengan riwayat penyakit jantung tidak boleh ngopi?

Ingat, mencegah lebih baik daripada mengobati.

Palsapah ini harus benar-benar kita pahami dan diingat disepanjang perjalanan hidup kita. Kewaspadaan terhadap permasalahan yang muncul dalam kehidupan, harus senantiasa di aktifkan, agar setiap warningnya bisa cepat disikapi dengan tepat.

Termasuk bagi Anda yang sudah kepalang tanggung berhadapan dengan penyakit jantung, maka menjaga agar penyakit itu tidak kembali dengan masalah yang lebih parah, sebaiknya Anda jaga-jaga.

Menjaga agar penyakit jantung itu tidak kembali adalah dengan cara menerapkan pola hidup sehat sehari-hari, salah satunya adalah dengan menghindari kegiatan ngopi.

Informasi ini, mimin dapat dari hellosehat.com.

Pertanyaan selanjutnya, kenapa kopi tidak boleh dikonsumsi oleh orang yang memiliki riwayat penyakit jantung?...

Kandungan kafein dalam secangkir kopi itu, merupakan musuh utama yang harus dihindari oleh mereka yang memiliki riwayat penyakit jantung.

Kafein yang masuk kedalam tubuh dapat mengakibatkan melonjaknya tekanan darah. Jika seseorang yang memiliki riwayat penyakit jantung memaksakan diri dengan kebiasaan ngopi ini, maka dia akan berhadapan dengan tekanan darah yang terus naik yang susah dikendalikan.

Perlu Anda ketahui, bila tekanan darah dibiarkan terus naik, maka kerja jantung Anda akan semakin berat. Disinilah kehawatiran serangan dahsyat dari penykit jantung ini mulai memasuki stadium gawat.

Jadi, jangan keukeuh yah. Ngopi memang momen paling istimewa, tetapi kesehatan tubuh Anda jauh lebih istimewa.

Menurut Mayo Clinic, kandungan kafein yang ada pada satu cangkir kopi atau setara dengan 237 ml adalah sekitar 95-200 mg. Sementara, pada kopi instan, kafeinnya lebih sedikit yang hanya mencapai 27-237 ml. (hellosehat.com)

Masih dari laman itu, konon katanya setiap orang pasti memiliki sensitifitas yang beragam atau berbeda antara satu dengan yang lainnya terhadap kafein ini.

Namun, orang yang sensitif terhadap kafein ini, bisa merasakan kenaikan tekanan darahnya sebesar 5-10 point, dan inilah yang menyebabkan kafein jadi sesuatu yang kurang baik bagi kesehatan Anda.

Sekali lagi, kebanyakan kafein masuk ke dalam tubuh, bisa mengakibatkan tekanan darah secara besar dan bisa memicu terjadinya serangan jantung selanjutnya bagi Anda yang memiliki riwayat pertempuran dengan penyakit jantung dimasa lalu.

Konon katanya, bahwa peran kafein yang terkandung dalam setiap cangkir kopi itu sama saja dengan minuman lainnya, yaitu bisa mempengaruhi kerja hormon yang mengatur ukuran pembuluh  darah.

Sementara kafein adalah zat yang dapat menjadi penghambat bagi hormon yang bekerja untuk melebarkan aliran darah. Akibatnya pembuluh darah semakin mengecil dan tekanan darah meningkat drastis.

Bila tekanan darah dibiarkan terus meningkat, maka dalam waktu yang tidak lama akan berakibat pada munculnya kembali gangguan pada kinerja jantung. Disaat ini, jantung mulai kelelahan dan kesempatan serangan jantungpun peluangnya menjadi sangat lebar.

Hati-hatilah kawan...!

Selanjutnya, info yang penting diketahui mengenai kafein ini adalah; ternyata dia memiliki kemampuan menghambat kinerja setiap obat yang digunakan untuk menjaga kenormalan tekanan darah lhoo.

Hal itu pernah dijelaskan dalam sebuah hasil penelitian yang diterbitkan pada American Journal of Hypertension yang menyebutkan bahwa ;
Kafein bisa menurunkan kemampuan suatu obat yang ditujukan untuk melancarkan aliran darah dan kebanyakan serangan jantung terjadi pada saat aliran darah mengalami penyumbatan. 

Solusi


Namanya kebiasaan, memang sulit untuk ditinggalkan, tetapi cobalah menguranginya dulu sedikit demi sedikit.

Ketergantungan pada kafein, bisa diikuti dengan melakukan pola hidup sehat yang diterapkan dalam keseharian kita.

Mulailah untuk tidur dengan waktu yang cukup. Agar bisa tidur dengan cepat, seperti yang sudah dibahas dalam postingan tentang cara minum kopi untuk menjaga kesehatan tubuh maka ngopilah 4-6 jam sebelum waktu tidur kita.

Ingat, kurang tidur salah satu penyebab tubuh selalu terasa lemas, tidak konsentrasi dan sering mengantuk. Jangan jadikan ngopi sebagai alasan untuk mengatasi itu ya..!

Kebiasaan ngopi bisa diganti dengan minuman lain dengan kandungan kafein yang sedikit atau bahkan tidak mengandung kafein sama sekali.

Bila pagi biasa dengan secangkir kopi, sekarang cobalah ganti dengan segelas susu atau yang lainnya.

Selain itu rutinkan berolahraga setiap hari, makanlah pada waktunya yang tepat, tidurlah dengan pulas, rutinkan mengecek tekanan darah dan bila masih mengonsumsi obat, minumlah obat itu dengan penuh harapan akan kebahagiaan hidup di hari esok. 💓💓

Demikian, semoga iformasi dari postingan ini bermanfaat bagi Anda. Salam ngopi.!
Related Posts
Lebih baru Terlama

Related Posts

Posting Komentar